Keutamaan Sedekah Kepada Anak Yatim

Terkait dengan sedekah, disebutkan dalam hadist shahih riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim bahwa Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan dalam kebaikan. Dan beliau lebih dermawan lagi ketika di bulan Ramadhan.

Dari Sahl bin Sa’ad ra dia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau saw mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau saw, serta agak merenggangkan keduanya. [HR. Bukhari]

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim. Orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah saw.

Dalam kitab “Syarhu shahiihi Muslim” disebutkan bahwa “menanggung anak yatim” artinya adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar.

Sementara yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa (baligh).

Dari Abu Umamah, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan tangannya itu terdapat banyak kebaikan, dan barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau laki-laki yang dia asuh, adalah aku bersama dia di surga seperti ini, beliau mensejajarkan dua jarinya.”

Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

“Bila kamu ingin agar hati menjadi lembut dan damai dan kamu mencapai keinginanmu, sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang kamu makan. Bila itu kamu lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercapai.” (HR Thabrani)

Leave a Comment